Minggu, 15 Mei 2011

Cheng Hoon Teng Temple, Melaka



Cheng Hoon Teng Temple, Melaka. March 2011.
Thanks a lot to Madam Jo Chua who told some nice story.

Sabtu, 09 April 2011

akulah lautan kemana kau selalu pulang

Published with Blogger-droid v1.6.8
Akulah lautan kemana kau selalu pulang (dee). Jember, 2011

Senin, 28 Maret 2011

Cahaya



Earth Hour adalah gerakan penghematan energi untuk menghormati bumi selama satu jam. Satu jam manusia rela tersiksa untuk tak menggunakan listrik, mematikan lampu dan bergelap ria demi bumi dan gaya hidup tentunya.

Cahaya adalah senjata yang mematikan.
Cahaya adalah ke-seksi-an.
Cahaya adalah perenungan.
Cahaya adalah kelembutan.
Cahaya adalah energi.
Cahaya adalah sains.
Cahaya adalah arsitektur.

Cruch of The Light, L'Institute du Monde Arabe, Notre Dame du Haut, and our future project.
Save our earth! (demi masa depan, bukan gaya hidup)

Senin, 14 Februari 2011

Mahasiswa: Agen Perubahan



Foto di atas adalah karya Armin Hari yang dimuat pada Karbonjournal.org. Berseting di Makasar, suatu kota yang penuh dengan pemberitaan kebrutalan mahasiswanya.

Apakah agen perubahan harus selalu meresahkan masyarakat? Banyak cara cerdas untuk melakukan perubahan. Rajin belajar, lulus dan menjadi orang yang mapan, membangun negeri dan membuka lapangan pekerjaan. itu hanya salah satu cara saja.

Sabtu, 27 November 2010

Ruang Sisa Surabaya




Surabaya belum ramah kepada warganya.

Siang panas, beberapa meter dari Tugu Pahlawan, hiduplah perkampungan miskin di pinggir rel kereta. Mereka adalah saksi panasnya Surabaya. Sanitasi dan kesehatan ada di tangan Tuhan, begitu pikiran mereka. Rel kereta adalah ruang publik, tempat berkumpul, bergosip, bermain petak umpet dan menjemur nasi sisa. Rel kereta, mungkin dalam pemikiran dekonstruktifisme, adalah ruang yang terbaurkan fungsi dan batasan ruangnya. Saling mengisi antara jalan kereta api dan halaman rumah. Semua melebur ditengah kesemrawutan. Tiap anak terdidik dari bahaya yang mengancam oleh tertabrak kereta api. Inikah Surabaya? Kita mengais ruang sisa, mencari habitat di sisa-sisa peradaban industri dan moderenitas. Atau ruang sisa itu sendiri adalah peradaban baru?

Selasa, 31 Agustus 2010

Arsitek Kadang Suka Mengada-Ada


Privasi : Perenungan dari Rumah Silaban




Ada satu hal yang saya tolak dari pemikiran Silaban, yaitu mengenai privasi. Di salah satu artikel, Silaban menyatakan

"Pada Kenyataannya, hampir semua aktivitas manusia tidak memerlukan privasi. Di Jepang, contohnya, mereka menyatakan bahwa di dalam rumahnya dinding tidak terlalu diperlukan".

Rumah pribadi Silaban bahkan memiliki nilai privasi rendah. Selain kamar tidur utama, dapur dan garasi, semua ruangan tak benar-benar tertutup 100%.

Menurut anaknya, Panogu, semua kamar anak-anaknya tak memiliki privasi yang cukup. Silaban pernah berkata, "Jika kamu ingin privasi, kamu dapat pindah dan hidup di rumahmu sendiri sebab ini rumahku". Ajaib, pemikiran seprti ini keluar dari manusia yang menjunjung nilai kemoderenitasan.

Mungkin cara pandang kita berbeda mengenai hal ini walaupun saya sepaham dengannya dalam menjunjung tinggi nilai kenyamanan. Lalu apa itu kenyamanan sebenarnya. Tiap manusia, desainer, arsitek, punya beragam jawaban.

"Atap adalah Keseluruhan Rumah!", kata Silaban. Dari Mangunwijaya, Silaban, bahkan anak bawang seperti saya pasti mengangguk setuju. Atap mempengaruhi kenyamanan thermal. Atap mempengaruhi kenyamanan cahaya. Jadi apakah thermal mempengaruhi kenyamanan? Ya. Apakah cahaya mempengaruhi kenyamanan? Ya. Apakah privasi juga mempengaruhi kenyamanan? Saya pribadi menjawab YA dengan huruf besar. Pelajari kembali perilaku manusia!

Renungkan!
* Andaikan kamar yang disewa Ariel tak beratap dan berdinding, tak berprivasi, pasti ia tak nyaman membuat film box office
* Andaikan markas Osama bi Laden Tak beratap dan berdinding, tak berprivasi, pasti ia tak nyaman karena merasa selalu diintai satelitnya Bush
* Andaikan mobil anda tak beratap dan berjendela gelap, nyamankah anda berselingkuh di dalamnya?



beberapa dibajak dari
mAAN.2008.Rumah silaban.mAAN Indonesia Publishing
Nelson, Charles. Managing Quality in Architecture
http://www.flickr.com/photos/21635913@N03/3023943739/